July 2008


Ujian sidang, salah satu tahap akhir yang harus dilalui buat siapa saja yang sedang menempuh studi termasuk saya .. ;). Walaupun bukan untuk pertama kalinya melakukan ujian sidang, perasaan deg-degan pasti saja selalu menghapiri…hehe.. wajar siy saya pikir. Namun itu semua harus bisa diatasi sebaik mungkin. Jangan sampai perasaan hati mengalahkan segala2nya termasuk semua yang sudah dipelajari. Gawat deh kalau semua yang sudah terekam di otak jadi menghilang ditelan bumi karena perasaan itu. Salah satu caranya yang paling mujarab menurut saya ketika mendekati saat-saat ujian sidang adalah tawakal dan berdoa kepada Allah swt., karena ikhtiar maksimal sudah dilakukan.. simple kan… :)

Mengenai ikhtiar, apa saja yang harus dilakukan..?? pertama, persiapkan semua bahan dan materi yang akan diujikan sebaik mungkin. Pahami dengan baik apa yang sudah dikerjakan. Selanjutnya berlatihlah untuk berbicara secara teratur, lugas dengan tempo yang tidak terlalu cepat. Supaya kepercayaan diri semakin bertambah, persiapkan materi presentasi sebaik mungkin.

Saat ujian sidang, biasanya waktu yang tersedia untuk presentasi hasil penelitian adalah 20-30 menit. Dalam waktu singkat tersebut, apa saja yang perlu disampaikan?. Ada tiga bagian utama dalam presentasi. Pertama, bagian pembukaan (opening), kedua, bagian tubuh (body) dan ketiga, bagian kesimpulan (conclusion). Apa saja yang ada pada tiap bagian tersebut?

Bagian 1. Pembukaan (opening)

– Memperkenalkan diri Anda dan pembimbing Anda

– Menyampaikan apa yang akan dipresentasikan

– Menjelaskan permasalahan

– Menyampaikan outline (road map)

Sebelum masuk ke bagian tubuh presentasi, Berikan penjelasan lebih detail permasalahan yang ada, lalu sampaikan tujuan penelitian dan kontribusi yang diberikan terkait dengan permasalah tersebut. Berikan penjelasan penelitian terdahulu yang relevan dan terkait dengan permasalahan.

Bagian 2. Tubuh presentasi

– Menjelaskan apa (WHAT) yang dikerjakan dan bagaimana (HOW) penelitian dilakukan. Penjelasan tidak perlu terlalu rinci

– Menjelaskan bagian PALING PENTING dari penelitian.

Bagian 3. Kesimpulan

– Menjelaskan point utama penelitian

– Menjelaskan perspektif (open problems)

– Menutup presentasi

Menyaksikan presentasi sama halnya seperti menyaksikan televisi. Tayangan televisi yang menarik memiliki warna dan desain objek yang menarik, tidak banyak menggunakan teks, cara dan gaya presenter berbicara
yang menarik dan jelas. Demikian juga halnya dengan presentasi. Perhatikan contoh presentasi dibawah ini:

Penulisan presentasi yang menarik bukan.???

Gaya bahasa memegang peranan dangat penting dalam presentasi. Sebagai contoh perhatikan penggunaan kata “kami” dalam kalimat “Penelitian ini kami lakukan….” dan “Penelitian ini saya lakukan…”. Kalimat pertama terdengar lebih baik daripada kalimat kedua, karena dalam kalimat pertama secara tidak langsung turut menyertakan peran serta orang lain khususnya pembimbing. Pernyataan kalimat seperti itu akan membuat presentasi menjadi lebih menarik dan mudah diterima oleh pendengar…:).

Semoga tulisan pelepas lelah ini bermanfaat untuk anda.. :)

Selamat menempuh ujian sidang.. semoga berhasil.

Di awal bulan ini saya mendapat kesempatan untuk mengajar di program magister studi Ilmu Komunikasi FISIP UI Salemba. Senang bisa punya teman-teman baru di sana. Saya mendapatkan kesempatan untuk memberikan materi dataware house, OLAP, Bussiness Intelligence, dan Knowledge Management System.

Mengajar di program studi selain ilmu komputer merupakan pengalaman baru saya. Banyak pengalaman menarik serta bermanfaat yang saya dapatkan dari teman2 mahasiswa saya disana. Thanks 4 your attention and also sharing about communication… its interesting experience!!!

Yang juga menyenangkan saya adalah saya mendapat banyak teman2 mahasiswa, karena saya mengajar dua kelas paralel yang masing-masing kelasnya ada kurang lebih 30-an mahasiswa, so saya punya teman sebanyak 60-an mahasiwa… Hi.. all… wish u all success in your study!! :)

Selain menyenangkan, mengajar di Salemba juga merupakan pengalaman menegangkan. Menegangkan karena ini adalah kali pertama saya harus pulang malam jam 9 dengan menyetir mobil sendiri…. šŸ˜‰ Tak terbayang sebelumnya pulang malam sendiri. Malah sempat sibuk cari-cari sopir… :p
Tapi akhirnya setelah melakukan survei ditemani kakak saya, ternyata memang suasananya masih hiruk pikuk…. hehhe… (maklum biasanya kalau pulang ngajar malam dari Bogor, ke Parung sepi…. :p).
Kata keponakan saya, ya iyalah.. masa ya iya donk… heheh…

Mengurus administrasi kepangkatan dosen PNS kadang-kadang butuh kesabaran esktra… :). Apalagi kalau ternyata kekurangan kreditnya tinggal sedikit… kalau kurangnya masih banyak siy bukannya sabar lagi… tapi tunda ajah kalee urusnya…heheh..

Tahun ini saya mencoba untuk menaiki tangga berikutnya yaitu Lektor (bukan Rektor yah hehe… beti sih L sama R, tapi kejauhan klo rektor buat saya… :p ). Angka kredit untuk komponen pendidikan Alhamdullilah cukup, sementara untuk penelitian malah angka kredit saya berlebih (secara saya sedang sekolah sekarang… heheh, jadi kerjaannya apa lagi kalau bukan tulis paper… tugas kali yah bukan kerjaan :p).

Setelah dua komponen terpenuhi, tinggal komponen pengabdian. Setelah dihitung2 akhirnya angka kredit saya kurang SATU!!!) Bayangkan sodara2 hehe.. Bentuk kegiatan dari komponen pengabdian seperti menjadi pembicara seminar, melakukan pelatihan dan kegiatan2 lainnya yang berhubungan dengan kemaslahatan umatlah… heheh. Padahal kalo sedang sekolah kan sama yah mengabdi juga, mengabdi sama dosen pembimbing dan nusa dan bangsa.. alah.. bisa2nya ajah … šŸ˜‰

Walhasil, saya harus cari info dimana saya bisa mengabdi…heheh (begini niy nasibnya kalo kurang mengabdi..:p). Alhamdullilah setelah menanti 1 bulan lamanya akhirnya saya bisa mengabdi juga di SMPN 4 Bogor… yes!! Thanks pa Wisnu yang sudah memberikan jalan… :) moga Allah membalas jasa bapak… hehe

Di SMPN4 Bogor saya memberi materi membuat grafik dengan menggunakan Excel. Pesertanya ada 12 orang. Beliau hebat2 karena bisa cepat tuh mengerjakan studi kasus yang sudah saya siapkan… :) Great!!
Senang juga bisa berbagi ilmu dengan guru2 tercinta di SMPN 4…

Akhirnya… angka kredit saya cukup juga … hehehe… yes!!..

Makanya saran saya… untuk para dosen PNS yang masih muda2, banyak2lah mengabdi… selain untuk memenuhi kredit, yang lebih penting adalah niat berbagi ilmu… okay…??? hehe..